BINATANG PUN MERASA JIJIK DAN MENGUTUK PERBUATAN ZINA

BINATANG PUN MERASA JIJIK DAN MENGUTUK PERBUATAN ZINA

Imam Bukhari sebuah kisah dari Amr bin Maimun, ia mengatakan:

قَالَ الإِمَامُ الْبُخَارِيُّ : حَدَّثَنَا نُعَيْمُ بْنُ حَمَّادٍ ، حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ عَنْ حُصَيْنٍ ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ قَالَ : رَأَيْتُ فِي الْجَاهِلِيَّةِ قِرْدَةً اجْتَمَعَ عَلَيْهَا قِرَدَةٌ قَدْ زَنَتْ فَرَجَمُوهَا فَرَجَمْتُهَا مَعَهُم

“Saya pernah melihat pada masa jahiliah ada seekor kera yang berzina. Lalu beberapa kera berkumpul untuk merajamnya. Aku pun ikut merajam bersama mereka.”

Di antara pelajaran berharga yang bisa kita ambil dari kisah di atas adalah ‘Kejinya Perbuatan Zina’. Zina adalah perbuatan seorang lelaki menggauli wanita di luar pernikahan yang sah atau perbudakan. Zina termasuk dosa besar setelah syirik dan pembunuhan, sebagaimana ditegaskan dalam Alquran, hadis, Ijmak, dan akal. Perhatikanlah firman Allah ﷻ:

وَلَا تَقْرَبُوا۟ ٱلزِّنَىٰٓ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَـٰحِشَةًۭ وَسَآءَ سَبِيلًۭا

“Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” [QS. Al-Isra‘: 32]

Perhatikanlah bagaimana Allah ﷻ menyifati perzinaan dengan perbuatan keji dan buruk, karena memang dalam perzinaan terdapat beberapa dampak negatif yang banyak sekali, seperti hancurnya keutuhan keluarga, bercampurnya nasab, merebaknya penyakit-penyakit berbahaya, menimbulkan permusuhan, kehinaan, keruwetan hati, dan sebagainya.

Jika binatang saja merasa jijik dan mengutuk perbuatan zina dan pelakunya padahal mereka tiada berakal, lantas bagaimana dengan dirimu wahai manusia?! Sungguh menyedihkan hati kita. Betapa maraknya perzinaan, pencabulan, perselingkuhan di negeri ini. Begitu banyaknya pos perzinaan yang dilindungi, dan mesin-mesin pengantar menuju perzinaan dari gambar-gambar porno dan seronok yang membanjiri internet, majalah, juga televisi!!

Maka melalui tulisan ini kami memberikan wacana kepada pemerintah untuk menyikapi masalah ini secara tegas, dan berusaha sesuai kemampuan kami untuk meminimalisir hal-hal negatif tersebut. Alangkah bagusnya ucapan Imam Al-Mawardi rahimahullah:

“Adapun muamalah yang mungkar seperti zina dan transaksi jual beli haram yang dilarang syariat sekalipun kedua belah pihak saling setuju, apabila hal itu telah disepakati keharamannya, maka merupakan kewajiban bagi pemimpin untuk mengingkari dan melarangnya, serta mengganjarnya dengan hukuman yang sesuai dengan keadaan dan pelanggaran.” [Al-Ahkam as-Sulthoniyyah, Hal. 406]

Mirip dengan kisah kera ini, sebuah kisah yang diceritakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah. Beliau berkata:

“Sebagian syaikh terpercaya bercerita kepadaku, bahwa dia melihat di masjid suatu jenis burung bertelur. Lalu ada seorang mengambil telurnya dan menggantinya dengan telur jenis burung lainnya. Tatkala telur burung itu menetas, maka yang keluar adalah jenis lain. Mengetahui hal itu, maka sang jantan langsung memanggil kawan-kawannya untuk menghakimi si betina sampai mati. Seperti ini sangatlah populer dalam kebiasaan binatang.” [Majmu’ Fatawa, 15:147]

Belajar dari Kecerdikan Sebagian Hewan

Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah mengatakan:

“Banyak manusia berakal yang belajar dari binatang mengenai beberapa perkara yang bermanfaat dalam mencari rezeki, akhlak, produksi, peperangan, kesabaran, dan sebagainya.” [Syifa‘ul Alil, 1:252]

Terlebih lagi kera. Ia adalah binatang yang cukup cerdas. Oleh karenanya, Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata:

“Disebut secara khusus kera dalam hadis ini karena ia memiliki kecerdasan lebih dibandingkan dengan hewan lainnya dan cepat belajar menirukan. Hal yang jarang dijumpai pada kebanyakan hewan lainnya.” [Fathul Bari, 7:202]

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)

Website: https://nasihatsahabat.com/

Twitter: @NasihatSalaf

Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/

Instagram: NasihatSahabatCom

Telegram: https://t.me/nasihatsahabat

Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

BINATANG PUN MERASA JIJIK

#zina #binatangmerasajijik #binatangmengutukzina #kerahewancerdas