Harus Waspada Pembunuh Ilmu

Harus Waspada Pembunuh Ilmu

قال أبو قلابة رحمه الله - التابعي -: « ما أماتَ العلم إلاّ القُصَّاص ، يُجالس الرجلُ الرجلَ سنة ، فلا يتعلّقُ منه شيء، ويجلس إلى العالم، فلا يقوم حتى يتعلّقَ منه شيء » المصــــ⇩ـــــــدر : [ حلية الأولياء (١٩٣/٤) ]
Berkata Imam Abu Qilabah rahimahullah seorang tabi'in :

"Tidaklah ada yang akan mematikan ilmu itu kecuali para tukang cerita, dimana seorang laki duduk bersama tukang kisah ini selama setahun maka tidak ada satu ilmupun yang ia peroleh darinya, namun ketika laki-laki itu duduk bersama seorang yang alim, maka tidaklah ia berdiri (dari majelis itu) melainkan ia telah mendapatkan sesuatu ilmu darinya. " Al Hilyatul Auliya' 4/193

KOMENTAR

____________
Realita yang tidak bisa dipungkiri adalah bahwa diantara yang menjadi penyebab kebodohan sebagian kaum muslimin terhadap ajaran Islam adalah karena pengajian yang mereka hadiri dan yang mereka adakan selama tahun-tahun yang panjang yang telah berlalu hanyalah pengajian cerita lepas dan kisah dan retorika yang miskin dari nilai ilmah. Sehingga jadilah para tukang cerita dan kisah menjadi orang yang selalu diundang dalam "pengajian" mereka. Maka jadilah agama disisi mereka hanyalah hiburan dan cerita dan tertawa. Lalu kapan mereka akan berilmu tentang Islam..?!

Dan diatas keadaan seperti inilah tumbuh anak kecil lalu dewasa dan tua, kemudian sampai kepadanya satu hadits yang shahih dari Nabi shallallaahu 'alaihi wassalam lalu ia pun mengingkarinya sambil berkata :"Telah lama aku hidup dan telah memutih rambutku , baru kali ini lah aku mendengar

ini haram, ini syirik, dan ini tidak boleh...!!? "

Maka kita jawab :" Sesungguhnya telah putih rambutmu dan telah rapuh tulangmu diatas kebodohan dan jauh dari kebenaran, maka hujjah dan standar kebenaran bukanlah memutihnya rambut dan tuanya usia, namun standar penilaian adalah apakah engkau berada diatas burhan (dalil yang terang) ataukah diatas hawa..??! Jika engkau tidak berada diatas dalil maka ketahuilah bahwa engkau berada diatas hawa nafsu

(فَإِنْ لَمْ يَسْتَجِيبُوا لَكَ فَاعْلَمْ أَنَّمَا يَتَّبِعُونَ أَهْوَاءَهُمْ ۚ …)
[Maka jika mereka tidak menjawab (panggilanmu Muhammad), maka ketahuilah bahwa mereka hanyalah mengikuti hawa nafsu mereka....] [Surat Al-Qashash 50]