Panglima TNI Kirim 2 Hercules ke Wamena: Bawa Pulang Perantau Minang

Panglima TNI Kirim 2 Hercules ke Wamena

Jakarta -- Setelah ditemui Ketua Umum Gebu Minang, Oesman Sapta dan Bendum GM Yendra Fahmi tadi malam di Jakarta, hari ini Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjono mengirim dua buah pesawat Hercules ke Wamena, Papua, untuk membawa pulang para perantau Minang dari negeri yang sempat mematikan 9 perntau tersebut dalam sebuah kerusuhan, Senin (23/9).

"Alhamdulillah, untuk memulangkan perantau dari Wamena ke Sumatera Barat, Pak Panglima bersedia mengirim dua Hercules TNI yang bisa membawa 1000 orang. Sekalian juga bisa membawa warga Papua asal Sulawesi," kata Yendra Fahmi melalui pesan WashApp-nya kepada Buya Syafii Maarif yang ikut memantau langkah pemulangan para perantau dari Tanah Papua.

Menurut Fahmi, Ketua Umum Gebu Minang Oesman Sapta yang juga Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) itu, menyampaikan keprihatinannya atas tragedi kemanusiaan yang terjadi di Papua dan memesankan peristiwa ini perlu mendapat perhatian seriun dari pemerintah, termasuk penanganan pengungsi yang masih bertahan di kantor Polres dan Kodim Kabupaten Jaya Wijaya.

Untuk memulangkan para perantau yang tak lagi memiliki harta benda karena dijarah dan dibakar oleh perusuh, Panglima TNI hari ini memerintahkan pengiriman Hercules ke Wamena.

Untuk upaya pemulangan perantau, kata Fahmi, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit yang sedang berada di Papua untuk mendatangi pengungsi.

"Yang penting sanak saudara kita itu dibawa pulang dulu ke Ranah Minang. Nyawa mereka jauh lebih penting," sebut Wasekjen Gebu Minang, Zulhendri, melalui pesan singkat ya ke media ini tadi pagi.

Gebu Minang Pusat juga sudah berkoordinasi dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen (TNI) Donny Monardo yang semalam juga sudah terbang ke Papua untuk menangani masalah pengungsi.

Sebagaimana diketahui, lebih sari 300 perantau Minang masih tertahan di pengungsian Mapolres dan Makodim pasca kerusuhan yang menyebabkan lebih 30 orang mati terbunuh, termasuk dua orang bocah kecil asal Pesisir Selatan.

Sembilan jenazah korban kerusuhan sudah lebih dulu dipulangkan ke Sumatera Barat. Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit langsung berangkat ke Papua untuk menemui pengungsi di Wamena. (akuratnews.com)